Rindu memanggil aku, ah! Kapan kamu datang kasih? Satu dua tiga jam cukup buat mengusir rindu yang tega mencabik hati, hai kamu! Mari kemari, mari kemari mengganti rindu yang tega memeras hati menjadi kelu.

Kamu, ya kamu. Sudah berapa lama kamu berlalu? Dan berapa waktu lagi bumi tega memisahkan menjauhkan dua manusia? Ah! Saat hanya sajak yang mampu kubuat…

Kapan kita bisa berbagi kata? Rasanya aku begitu dekat denganmu, namun kenyataannya begitu jauh. Halo, halo? Mari kita saling membagi hati, hanya dengan kamu aku mau. Tidak lewat telepon, tidak lewat gadget yang kaku, tapi aku ingin memandang wajahmu. Bagilah ceritamu, dan aku akan membagi milikku. Menarilah di antara kepungan kesibukan anak manusia, barang satu dua tiga jam kita berdansa di tengah hiruk pikuk kehidupan. Dan melodimu akan kucatat dalam simponi cerita kita… dalam sajak sederhana…

Kapan kita ketemu? Aku rindu padamu.

 

Yogyakarta, September 2014

untuk Dia.