Saat rindu meretas di dalam sukma, seakan membuncah seiring tetesan air mata membanjiri lekuk wajah.

Rindu kepada Empunya kehidupan, rindu kepada Kasih yang tak terbatas.

Terkungkung dalam kesendirian, ramai tapi sepi, hidup tapi serasa mati.

Adakah yang mampu mengubah takdir?

Seketika matahari dapat terjatuh dan tidak bangkit lagi, masihkah bulan setia menemani?

Cinta bukan sejati, rindu pasti mati, namun DIA tidak pernah pergi.

Setitik Cahaya  siap untuk menerangi hatimu yang kelam.

Jangan kecewa ya, sayang🙂

~untuk seseorang.