Boleh tidak aku terus begini? Memandangi punggungmu yang menjauh, mencuri pandang melihat kamu yang sedang tertawa bersama teman-temanmu, atau mengintip sosokmu yang sedang terduduk sendirian bersama buku yang kamu baca?
Aku sakit, ya. Sakit karena mencintaimu yang terlalu jauh untuk kugapai. Sibuk mencari bagaimana cara untuk bicara denganmu, padahal aku bisu. Sibuk mencari bagaimana cara untuk dapat menyentuh dirimu, minimal bersalaman dengan mu, padahal jarak kita terlalu jauh.
Jauh,
seperti pungguk merindukan bulan.
Jadi biarkan aku mengagumi dirimu yang berkilau…

~untuk temanku, ayo jangan begitu :B

Yogyakarta, Desember 2010